STUDI KASUS DATABASE BISNIS JUAL BELI ONLINE


STUDI KASUS PADA DATABASE SISTEM BISNIS JUAL BELI ONLINE

Makalah Ini disusun Untuk Memenuhi Salah Satu UAS Take Home
Mata Kuliah Sistem Basis Data



Disusun Oleh:
Sari Mulyanimas
1103214
Pendidikan Ilmu Komputer B 2011


PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2013


KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT,karena dengan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Dalam makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan UAS Sistem Basis Data dengan judul Studi Kasus pada Database Sistem Bisnis Jual Beli Online.
            Banyak manfaat yang penulis peroleh dalam proses pengerjaan UAS ini. Banyak kendala yang dirasakan, namun dengan bantuan orang-orang yang berpengalaman, kendala tersebut dapat penulis hadapi.
Tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada Allah SWT, Budi Laksono Putro selaku dosen mata kuliah Sistem Basis Data. Kepada orang tua yang telah mendukung dan mendoakan.
Penulis menyadari mungkin masih ada kesalahan dalam pengerjaan UAS ini, maka dari itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar lebih baik lagi kedepannya.
            Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk saya di masa depan. Terima kasih

Bandung, 15 Juni 2013


Penulis


BAB I

PENDAHULUAN

1.1           LATAR BELAKANG


            Perkembangan internet yang pesat dan adanya fasilitas WWW (World Wide Web) atau biasa disingkat Web membuat internet menjadi media yang sanggup memenuhi peningkatan kebutuhan manusia akan sarana konunikasi pertukaran informasi yang relatif cepat, murah dan luas jangkauannya. Salah satu bidang yang membutuhkan kemampuan tersebut adalah Bisnis Jual Beli secara Online. Bisnis jual beli Online adalah proses jual beli secara Online menggunakan fasilitas Web.
            Satu hal yang dibutuhkan untuk mengolah informasi penjualan di Web adalah kemampuan untul mendistribusikan informasi yang berisi hasil-hasil jual beli bagi pembeli dan penjual melalui Web. Awalnya distribusi informasi tersebut dilakukan secara manual, namun kemudian beralih ke pemakaian teknologi elektronik dan jaringan komputer sebagai sarana pendukung dan dikenal sebagai EDI (Electronic Data Interchange). Kemudian ditemukan XML (Extenxible Markup Languange) sebagai teknologi baru yang membuat distribusi data secara elektronik dapat dilakukan dengan mudah, cepat dan darimana saja dengan menggunakan fasilitas Web.
            XML adalah pengembangan dari SGML (Standard Generalized Markup Languange). Pengembangan tersebut dilakukan sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan akan tampilan di Web yang dinamis serta untuk memenuhi kebutuhan akan sarana multimedia dan pengolahan data yang siap dipakai dalam jumlah besar melalui Internet sebagai media perantaranya.

1.2      PERMASALAHAN

            Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana menerapkan transaksi, concurrency, keamanan data dan XML untuk distribusi data secara otomatis yang dalam hal ini mengambil contoh kasus dari hasil-hasil pesanan pembelian atau pesanan penjualan pada transaksi Online.

1.3      TUJUAN

            Tujuan penulisan ini secara umum untuk mempelajarai dan menerapkan transaksi, concurrency, keamanan data dan XML untuk distribusi data secara otomatis yang dalam hal ini mengambil contoh kasus dari hasil-hasil pesanan pembelian atau pesanan penjualan pada transaksi Online. Tujuan secara umum tersebut secara spesifik adalah:
1.      Menyusun data-data hasil pesanan pembelian ke dalam dokumen XML yang dapat digunakan sebagai media transfer data.
2.      Melakukan transfer data
3.      Menjaga keamanan data



BAB II

ISI DAN PENJELASAN



2.1      ATURAN-ATURAN TRANSAKSI

            Aturan-aturan transaksi meruapakan persetujuan bersama antar pelaku bisnis. Persetujuan bersama ini memiliki peranan yang sangat penting karena akan menentukan bentuk transaksi yang akan dilakukan antar pelaku bisnis.
            Persetujuan bersama tersebut secara umum menggambarkan layanan data yang disediakan, kewajiban pelaku bisnis dan jaminan klaim serta pertanggungjawaban. Persetujuan juga berisi informasi teknis tentang pemakaian, pengakuan dan pemrosesan format pesan yang dikirim.

2.2      PERTUKARAN DATA DI INTERNET

            Pada umumnya proses Bisnis Online menggunakan mekanisme EDI (Electronic Data Interchange). Namun orang tetap saja menginginkan suatu sistem yang lebih sederhana dan lebih murah namun tetap mengadopsi kelebihan-kelebihan EDI. Hal ini karena sistem yang menggunakan EDI relatif masih sangat mahal dan standar yang digunakan seringkali menyulitkan interkomunikasi antar pelaku bisnis.
            Berbagai pihak mencoba pendekatan lain melalui pengembangan teknologi Web dan Internet. Hal ini karena kedua teknologi tersebut telah terbukti handal dan memberikan efisiensi yang sangat tinggi. Alternatif yang dikembangkan dan sekarang cukup populer dalam bidang standarisasi pengiriman data dengan menggunakan XML (Extensible Markup Languange) yang dikembangkan oleh W3C (World Wide Web Consortium). Perkembangan Internet yang semakin luas mengharuskan adanya format standar baru yang bersifat global dalam pengiriman data menjadi penyebab dari berkembangnya sistem pertukaran data dengan menggunakan XML.

2.3      TRANSAKSI DAN CONCURENCY PADA DATABASE SECARA ONLINE

            Saat ini tidak ada definisi pasti dari E-Commerce yang sudah distandarkan dan disepakati bersama. Namun secara umum E-Commerce mempunyai cakupan luas yang berkaitan dengan berbagai bidang sehingga E-Commerce bisa diartikan sebagai suatu kumpulan dinamis yang berisi teknologi,aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi secara online dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara Online pula.
           Dalam konsep transaksi di database harus dipenuhi empat sifat database agar integritas database tetap terjaga. Adapun keempat sifat tersebut adalah :
  1. Setiap transaksi harus dijamin untuk dapat sukses dalam melakukan aksinya atau jika gagal, makan tidak berpengaruh apapun pada database.
  2. Setiap transaksi harus tetap menjaga kekonsisten-an database tersebut.
  3. Meskipun ada beberapa transaksi Online yang berlangsung bersamaan,masing- masing transaksi tidak boleh mengetahui transaksi lain yang sedang berlangsung. Hasil transaksi sementara harus disembunyikan dari transaksi lain yang sedang berlangsung.
  4. Setelah sebuah transaksi sukses dilakukan, perubahan-perubahan yang dibuatnya terhadap database bersifat permanen, bahkan jika terjadi kegagalan sistem sekalipun.
Concurrency adalah sebuah mekanisme pada system basis data yang mengijinkan banyak transaksi pada saat bersamaan untuk mengakses data yang sama tanpa adanya gangguan. Pada umumnya terdapat 3 masalah utama pada concurrency :
§  Lost update problem, ketika dua user mengupdate dua buah data yang sama
§  Uncommited dependency problem, ketika user yang satu meretrieve data dan user yang lain merollback data tersebut
§  Inconsistent analysis problem, ketika user yang satu meretrieve data dan user yang lain mengupdate data tersebut
Untuk menangani masalah tersebut, dilakukan proses locking, jika sebuah transaksi ingin record/resource tidak berubah dalam waktu tertentu maka dia meminta lock.
Jadi cara kerjanya :
§  Jika transaksi A memegang Xlock pada sebuah record, maka permintaan lock (X,S) pada record yang sama harus diabaikan.
§  Jika transaksi A memegang Slock pada record R maka :
§  Permintaan Xlock transaksi lain pada R ditolak
§  Permintaan Slock transaksi lain pada R diterima
Tapi, ada satu masalah yang dapat terjadi ketika melakukan proses locking ini, yaitu deadlock. Yaitu, situasi dimana dua atau lebih transaksi dalam kondisi wait-state, satu sama lain menunggu lock dilepaskan sebelum dapat memulai. Cara penanganannya adalah :
§  Deteksi dan pecahkan deadlock
§  Deteksi deadlock -> wait-for-graph
§  Pecahkan deadlock -> salah satu dirollback paksa
§  Ostrich Algorithm  -> diabaikan

2.4      KEAMANAN DATABASE PADA BISNIS JUAL BELI ONLINE

Informasi sebuah perusahaan mengandung nilai ekonomis maupun strategis, agar obyek kepemilikan dapat dijaga dengan baik, maka dibutuhkan metoda pengamanan. Keamanan data sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak negatif yang dihasilkan oleh perkembangan teknologi.
Bisnis jual beli Online sangatlah rentan terhadap berbagai gangguan keamanan yang dapat mengancam kelangsungan suatu organisasi atau perusahaan. Pentingnya keamanan sistem dapat dikarenakan beberapa hal yaitu: (1) Sistem dirancang untuk bersifat “terbuka”, seperti Internet (tidak ada batas fisik dan kontrol terpusat, perkembangan jaringan (internetworking) yang amat cepat; (2) aspek keamanan yang belum banyak dimengerti oleh pengguna dan menempatkan keamanan sistem pada prioritas yang rendah; dan (3) kurangnya keterampilan pengamanan.
Tujuan Keamanan database Bisnis Online :
1.      Informasi perusahaan tidak boleh diungkapkan kepada pengguna yang tidak sah. Sebagai contoh, pembeli tidak boleh melihat data pembeli lain yang sedang transaksi.
2.      Hanya pegawai yang berwenang yang diperbolehkan memodifikasi data.
3.      Pembeli yang terdaftar tidak boleh ditolak akses.

2.5      XML PADA SISTEM DATABASE BISNIS ONLINE

            Salah satu kasus yaitu, seorang pebisnis mengatakan bahwa ia mendapat pengunjung baru setiap harinya, namun rasio pengunjung yang membeli di toko Onlinenya kemudian kembali berkunjung lagi sangat rendah bahkan meskipun ia terus mempromosikan manfaat baru atau diskon kepada pelanggan. Alasannya adalah bahwa pengunjung lama tidak mendapatkan update tentang penawaran baru website tersebut.
            Saat ini pada kasus seperti itu, XML konversi dapat menjadi solusi terbaik karena kompatibel dengan sebagian besar platform. Jadi didalamnya berisi informasi yang tepat tentang produk atau jasa. Pencarian menjadi sangat mudah dan cepat. XML memiliki informasi terstruktur yang sangat mudah untuk mesin pencari atau “search engine” membacanya.
            Sebagian besar perusahaan menyediakan layanan konversi seperti teks ke Word, Word ke XML, XML ke PDF. Banyak keuntungan lain dari konversi XML ini yaitu:
1.      Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat melalui konversi XML.
2.      Anda dapat memplubikasikan data dengan sangat mudah dengan kompabilitas lebih tinggi.
3.      Anda dapat menangkap perhatian pelanggan lama dengan memperbaharui informasi XML.
4.      Format ini mudah dibaca untuk mesin pencari sehingga membantu anda untuk meningkatkan peringkat Bisnis Online anda di berbagai search engine.



BAB III

KESIMPULAN

Berdasarkan analisis diatas mengenai studi kasus Database pada Bisnis Jual Beli Online, maka terdapat beberapa hal yang dapat diambil sebagai kesimpulan, yaitu:
       Transaksi dan Concurrency Data dibutuhkan untuk mengontrol transaksi agar data yang masuk ke database adalah data yang valid, dan mencegah data yang invalid tidak mengganggu sistem database
       Keamanan database Bisnis Online harus sangat diproteksi karena informasi perusahaan hanyalah perusahaan saja yang tahu. Data tidak boleh diakses oleh pihak yang tidak berkepentingan.
       XML konversi merupakan solusi untuk membantu para peBisnis Online mempromosikan barang dan jasanya agar pelanggan mendapat update informasi terbaru terkait toko Online tersebut.


DAFTAR PUSTAKA


http://hendra35e.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2011/07/20/database-and-data-security/
http://id.prmob.net/xml/html/bisnis-2616587.html

Komentar

Postingan Populer